Wasiat Imam Syafi’i

Ditulis oleh
Diperbaharui 21 Juni 2018
Al%2BImam%2BMuhammad%2BBin%2BIdris%2BAsyafi%2527i

Firaun dapat membangun Mesir menjadi negara maju, penduduknya hidup makmur tetapi fir’aun mendustakan Allah, maka Allah hancurkan dia.


Namrud dapat membangun Messopotamia menjadi negara yang moden, bangunan menjulang ke atas dengan teknologi canggih ketika itu. Hanya namrud mendustakan Allah, maka Allah hancurkan dia.

Bangsa saba’ dapat membangun negerinya menjadi negara yang makmur, bebas rasuah tetapi kaum saba’ mendustakan Agama Allah, maka Allah hancurkan mereka.

Percayalah orang yang selalu bersama Allah tidak akan pernah kehilangan apapun, tetapi orang yang kehilangan Allah maka ia akan kehilangan segalanya.

Tanyalah orang-orang soleh.
Mengapa mereka tidak mahu berhibur?
Nescaya mereka akan menjawab.
Bagaimana kami mahu berhibur sedangkan,
Mati itu di belakang kami.
Kubur itu di hadapan kami.
Kiamat itu janjian kami.
Neraka itu memburu kami.
Dan perhentian kami ialah Allah.

افلا تعقلون
tidakkah kamu berfikir…?

Imam asy Syafi’i rahimahullah, pernah berwasiat:

“Nanti di akhir zaman akan banyak Ulama’ yang membingungkan umat, sehingga umat bingung untuk membedakan dan memilih yg mana Ulama’ Warosatul Anbiya’ (pewaris nabi) dan yg mana ulama’ suu’ (jahat) yang menyesatkan umat.”

Maka Imam Syafi’i rahimahullah pun melanjutkan:

“Carilah Ulama’ yang paling dibenci oleh orang-orang kafir dan orang munafiq, dan jadikanlah ia sebagai Ulama’ yang membimbingmu, dan jauhilah ulama’ yang dekat dengan orang kafir dan munafiq kerana ia akan menyesatkanmu, menjauhimu dari keredhaan Allah.”

Tinggalkan komentar