Tugas Pokok dan Fungsi Guru

Tugas pokok dan fungsi guru adalah sesuatu yang wajib diketahui bagi para praktisi pendidikan itu. Tanpa mengetahui tugasnya, bagaimana mungkin ia dapat bekerja dengan baik dan mencapai tujuan pembelajaran yang didambakan itu?

Oleh karenanya, disini akan mengulas informasi mengenai apa-apa saja yang menjadi tugas pokok bagi seorang yang berprofesi sebagai seorang guru. Simak penjelasannya lebih lanjut.

Dasar-Dasar Tugas Pokok dan Fungsi Guru (TUPOKSI Guru)

Tugas pokok berisi tentang dua suku kata yang rasanya, disini perlu didefenisikan. Tugas, dapat diartikan sebagai pekerjaan yang harus ditanggungjawabi dan dilaksanakan sesuai dengan aturan yang diberikan.

Sementara pokok, dapat diartikan sebagai sesuatu yang wajib atau inti.
Tugas pokok dan fungsi memang pada dasarnya dimiliki oleh setiap jenis profesi, apapun itu. Terlebih lagi pada profesi guru.

Tugas pokok dan fungsi disini maksudnya adalah tugas yang dibebankan kepada guru atau pendidik demi menjalankan fungsinya sebagai pendidik.

Untuk profesi guru, tugas pokok dan fungsinya yaitu bertanggunjawab terhadap pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) kepada kepala sekolah. Hal ini dinilai cukup umum dan meluas.

Tupoksi Guru

Seperti yang telah dijelaskan sebelumya, tupoksi disini berarti tugas pokok dan fungsi. Secara umum, guru bertugas yakni bertanggungjawab terhadap pelaksanaan KBM itu meliputi:

  • Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan kelengkapan lainnya dengan baik.
  • Melaksanakan kegiatan pembelajaran (Perencanaa, proses, penilaian)
  • Melaksanakan kegiatan menilai (ulangan atau ujian)
  • Melaksanakan program perbaikian
  • Membuat alat peraga/media pembelajaran.
  • Mengikuti pengembangan dan pemasyarakatan kurikulum
  • Menjalankan tugas tertentu yang diberikan di sekolah
  • Mengembangkan pembelajaran
  • Melaporkan hasil belajar anak didik (rapor/hasil belajar)
  • Mengatur kebersihan ruang kelas

Tugas pokok dan fungsi ini haruslah dijalankan dengan baik oleh para pendidik/guru yang menjalankan profesinya. Tugas-tugas ini dibebankan kepadanya untuk kebaikan profesinya sendiri.

Hal ini, juga akan menjadi hal positif karena dengan guru menerapkan tugas pokok dan fungsi tadi, maka secara tidak langsung dapat membantu pihak-pihak tertentu lainnya. Misalnya, dengan menyelesaikan tugasnya yaitu membuat rapor siswa, maka dalam hal ini sudah membantu kepala sekolah untuk menjalankan tugas mengawasi guru.

Hal ini merupakan sebuah sistem, dimana masing-masing bagian membantu bagian yang lainnya hanya dengan memperbaiki kinerja mereka sendiri.

Tinggalkan komentar

Copy link