guru-dan-siswa

3 Penyebab Guru Marah Karena Muridnya

Ditulis oleh
Diperbaharui 12 September 2020

Apa yang sering sekali menjadi penyebab guru marah karena muridnya?

Nampaknya, hal ini sangat kompleks.

Tetapi, kami mencoba menguraikannya lebih rinci, tentang kemarahan seorang guru yang disebabkan muridnya.

Beberapa hal itu akan diulas lebih dalam disini.

Inilah 3 penyebab guru marah kepada muridnya.

Tidur di Kelas

Tidak ada yang salah dengan aktivitas tidur.

Setiap manusia membutuhkan waktu tertentu untuk beristirahat dan tidur.

Tetapi, bagaimana bila tidur itu dilakukan di dalam kelas, saat jam pelajaran berlangsung?

Ini sungguh suatu perilaku yang tidak terpuji.

Tidur dalam kelas memperlihatkan tidak disiplinnya seorang siswa.

Ini juga berarti, sehari sebelumnya ia menghabiskan waktu dengan lebih banyak, yang membuat dirinya kurang tidur dan memanfaatkan waktu di kelas untuk tidur.

Tentu saja, ini membuat sang guru merasa marah, dan ini karena rasa kecintaannya terhadap peserta didiknya.

Tidak Menyelesaikan Tugas (PR)

Tidak ada pelajaran appaun, tanpa ada tugas didalamnya.

Tuga sangat penting, sebagai bahan evaluasi guru untuk para peserta didiknya.

Disamping itu, tugas juga membantu untuk meningkatkan pemahaman peserta didik akan pelajaran yang telah usai, sebagai bentuk cara mengingat kembali pelajaran yang telah berlalu.

Namun, bagaimana bila seorang peserta didik tidak melaksanakan tugasnya?

Ini membuat catatan sendiri bagi sang guru.

Tugas adalah salah satu bentuk disiplin yang dapat dilakukan siswa, selama ia sekolah.

Jadi, berhentilah untuk berpikir tidak menemukan tugas selama duduk di bangku sekolah.

Telat Masuk Kelas

Sejak pelajaran pertama, hingga pada pelajaran akhir di setiap harinya, tentu dioptimalkan dengan membagi pelajaran dalam waktu tertentu.

Biasanya, masing-masing pelajaran mencakup waktu dari 30-45 menit.

Mungkin sedikit berbeda antara jenjang Sekolah Dasar, SMP, atau bahkan SMA.

Tetapi, rentan waktu itulah yang senantiasa terjadi.

Telah datang untuk mengikuti pelajaran adalah sebuah bentuk ketidak disiplinan, dan ini bukanlah perilaku yang baik.

Bila ini terjadi, maka tidak jarang sang guru marah kepada muridnya.

Banyak hal yang terjadi disini, mungkin sang guru memberikan hukuman tertentu, atau mungkin saja memberikan sanksi lainnya.

Tetapi, terkadang ini memiliki alasan yang lebih spesifik.

Bila peserta didik terlambat untuk mengikuti kelas dengan alasan yang masuk akal dan dapat dimaklumi, maka tidak jarang dari guru untuk memakluminya pula.

Tetapi sebaliknya, bila alasan itu tidak dapat diterima, maka mungkin sanki yang akan menjawabnya.

Demikian pembahasan guru marah karena muridnya, semoga dapat menambah wawasan bagi kita semuanya.

Tinggalkan komentar