Pengertian Manajemen dalam Perspektif Islam

Ditulis oleh
Diperbaharui 28 November 2018


Pengertian%2BManajemen%2Bdalam%2BPerspektif%2BIslam

Manajemen secara etimologi di ambil dari kata “to manage” yang mempunyai arti mengurus, mengatur, melaksanakan atau mengelola (Echols, 2003: 372). Kata manage itu sendiri berasal dari Bahasa Italia yaitu “maneggio” yang di adopsi dari bahasa Latin “managiare”, yang berasal dari kata “manus” yang artinya tangan (Samsuddin, 2006: 15). 

Sedangkan secara terminologi, terdapat banyak definisi. Secara umum, manajemen merupakan proses perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengontrolan terhadap sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya yang lain guna mencapai tujuan secara efektif dan efisien. 

Dalam konteks islam, manajemen disebut juga dengan سيا سة – اءداره – تدبير yang berasal dari lafadz ساس – ادار – دبر . Merujuk pengertian di atas, S. Mahmud Al-Hawary memaparkan bahwa manajemen ialah :
االاءدارةهي معر فة الي اين تذ هب ومعرفة المشا كل ا لتي تجنبها ومعرفة القوي والعوامل التي تنعر ض لهامعرض لها معرفة ون كيفيه التصرف لك ولبا خرتك والطا قم الباحرة وبكفاءة وبدضياع في مر حلة الذهاب الي هناك
Artinya: 
Manajemen adalah mengetahui kemana yang dituju, kesukaran apa yang harus dihindari, kekuatan-kekuatan apa yang dijalankan dan bagaimana mengemudikan kapal serta anggota dengan sebaik-baiknya tanpa pemborosan waktu dalam proses mengerjakannya. (Effendy, Ek. Mochtar: 1986)

Sedangkan menurut Hendri Fayol (Mutowi, 1996: 13) manajemen merupakan :
يقصد  بالادارة التبؤ والتخطيط والتنظيم واصدارالاوامر ولتسيق والرقابة
“Yaitu aktifitas mempersiapkan perencanaan, pengorganisasian, pengambilan kebijakan, pengkoordinasian dan pengawasan.”

Dari beberapa definisi di atas, maka Musfirotun Yusuf (Yusuf, 2005: 7) menyimpulkan bahwa manajemen yang baik adalah manajemen yang tidak jauh menyimpang dari konsep dan yang sesuai dengan obyek yang ditanganinya serta tempat organisasi itu berada. Dimana manajemen harus bersifat fleksibel, artinya bahwa manajemen dapat menyesuaikan diri dengan berbagai situasi dan kondisi.
REFERENSI:
John M. Echols dan Hasan Shadily, 2003, An English-Indonesia Dictionary, Cet. XXV, Jakarta: Gramedia.

Ibrahim Ishmat Mutowi dan Amin Ahad Hasan, 1996, Al-Ushul al Idariyah li at Tarbiyah, Dar al Syuruq, Ar-Riyad.

Musfirotun Yusuf,  Manajemen Sebuah Pengantar, Yogyakarta: Andi Offset.

Effendy, Ek. Mochtar. 1986. Manajemen; Suatu Pendekatan Berdasarkan Ajaran Islam. Jakarta: Bharata Karya Aksara.

Tinggalkan komentar