Pengertian Guru Diklinko

Guru

Pengertian Guru: Berdasarkan Pendapat Para Ahli

Guru merupakan istilah yang tentunya sudah tidak asing lagi bagi kita sekalian. Namun secara teoritis, tahukah Anda tentang pengertian guru itu?

Disini, Anda akan mengetahui beberapa hal seperti:

  • Pentingnya konsep teoritis tentang guru
  • Pengertian Guru secara umum
  • Pengertian Guru menurut para ahli
  • dan masih banyak lagi.

Jadi, mari kita mulai pembahasan ini.

Pentingnya Konsep Teoritis Tentang Guru

Guru adalah istilah yang sering kita dengar. Tetapi, tidak semua dari kita memahami akan makna yang terkandung didalamnya secara teoritis.

Hal ini merupakan bagian yang dinilai penting untuk kita ketahui. Sebab, pemahaman secara teoritis dinilai lebih mendukung dalam berbagai hal yang bersifat formal.

Kadang kala, mungkin anda mengetahui tentang makna dari guru itu sendiri. Mungkin juga, banyak orang akan mudah menjelaskan tentang makna guru ini.

Tetapi sadar atau tidak, terkadang kita melupakan hal yang dinilai spesifik dari pengertian guru itu sendiri. Tidak jarang, kondisi ini menggiring opini yang umum pula tentang profesi guru itu sendiri.

Berdasarkan keadaan ini, maka sudah barang tentu menjadi sesuatu yang penting untuk mengulas informasi tentang pengertian guru, dalam upaya mengetahui hal yang terperinci dari pengertian guru yang sesungguhnya.

Pengertian Guru Secara Umum

Orang-orang akan jauh lebih mudah untuk mendeskripsikan tentang guru ini. Tetapi lagi-lagi, melupakan beberapa nilai penting yang terkandung dalam istilah “Guru” itu sendiri.

Secara sederhana, guru diartikan sebagai orang yang memberikan ilmu (mengajar) di dalam kelas. Banyak diantara mereka yang membenarkan hal ini, meski memang benarlah begitu adanya.

Guru adalah sosok yang mengajar di depan kelas kepada murid-muridnya yang memberikan sebuah keilmuan tertentu dalam upaya membelajarkan setiap murid mereka.

Maka dari itu, muncullah berbagai imbuhan dari sini, seperti guru ngaji, guru senam keburagan, guru seni, dan lain sebagainya.

Pengertian Guru Menurut Para Ahli

Tidak jauh berbeda dengan pembahasan guru secara umum, beberapa ahli juga mengungkap tentang pengertian guru dalam hal yang lebih kompleks dan spesifik. Itu semua terlihat lebih terperinci dan lebih sempurna bila dibandingkan dengan pemahaman umum.

Guru adalah orang yang mata pencahariannya adalah mengajar (instructor) atau mendidik (educator).

Akhyak, 2005

Akhyak berpendapat bahwa seseorang itu dikatakan guru bilamana ia bertugas sebagai mengajar dan mendidik. Hal ini akan jauh lebih mudah ditemukan dalam lembaga sekolah baik sekolah negeri maupun swasta.

Tetapi, melihat dari deskripsi di atas, menggambarkan bahwa guru adalah sosok yang mata pencahariannya adalah mengajar dan mendidik. Jadi, ketika seseorang itu bekerja dengan cara mengajar dan mendidik, maka ia dapat dikatakan sebagai seorang guru.

Maka hal ini menggiring pada munculnya berbagai imbuhan lainnya (yang disebutkan dalam pembahasan sebelumnya), seperti Guru Bela Diri, Guru Tari, Guru Ngaji, dan masih banyak lagi.

Semestinya ini tidak menjadi permasalahan yang serius. Sebab, defenisi sederhana tentang guru adalah orang yang menjadikan mengajar dan mendidik adalah mata pencahariannya.

Lebih lanjut, Langgulung juga mendeskripsikan tentang pengertian guru ini, sebagai berikut:

Guru adalah orang dewasa yang bisa bertanggung jawab memberi bimbingan dalam perkembangan jasmani dan rohani agar mencapai tingkat kedewasaan (maturity)

Langgulung, Hasan. 1988. Pendidikan Islam Menghadapi Abad KE 21. Jakarta: Pustaka Alhusna. h. 86

Pendapat ini lebih memperdalam tentang makna guru. Langgulung menguraikan yang lebih spesifik dan mengarah pada sebuah profesi. Guru adalah orang dewasa yang memberikan bimbingan jasmani dan rohani agar mencapai dewasa.

Defenisi ini terliaht lebih spesifik, dengan dikatikan pada usia seseorang. Itu artinya, guru juga semestinya diperhatikan usianya. Secara tidak langsung, usia yang lebih tinggi akan banyak mengkonsumsi pengalaman dalam kesehariannya, dan pengalaman itu sendiri adalah guru terbaik dari dalam diri.

Tetapi, untuk mendukung ini, Sadriman mengungkap beberapa hal tambahan, seperti:

Setiap pada diri guru itu terdapat tanggung jawab untuk membawa para siswanya pada suatu kedewasaan atau taraf kematangan tertentu. Dalam hal ini, gur tidak semata-mata sebagai pengajar yang melakukan transfer ilmu (transfer of knowledge), tetapi juga sebagai pendidik yang melakukan transfer of values dan sekaligus sebagai pembimbing yang memberikan pengarahan dan menuntun siswa dalam belajar.

Sardiman, 2011: 125

Demikian hal nya dengan apa yang diungkapkan oleh Zahro, yang mengatakan:

Guru adalah semua tenaga kependidikan yang menyelenggarakan tugas-tugas pembelajaran di kelas untuk beberapa mata pelajaran, termasuk praktik atau seni vokasional pada jenjang pendidikan dasar (elementary level) dan menengah (secondary level).

Zahroh, 2015: 4

Dari penjelasan beberapa ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa guru adalah sosok yang melaksanakan tugas mengajar dengan mata pelajaran tertentu pada jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

Referensi

Zahroh, Aminatul. 2015. Membangun Kualitas Pembelajaran Melalui Dimensi Profesionalisme Guru. CV Yrama Widya

Sardiman. 2011. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Reza Noprial Lubis Diklinko

Artikel dari:

Reza Noprial Lubis, M.Pd

Senang menulis tentang Pendidikan Islam.

Tinggalkan komentar