anak-dan-keluarga

KBL Performing Arts: Pendidikan Non-Formal Bagi Anak Usia Dini

Ditulis oleh
Diperbaharui 11 September 2020

 

Pendidikan Non-formal bagi anak usia dini tidak boleh dipandang sebelah mata.

Pendidikan Anak Usia Dini memang sangat memerlukan perhatian lebih.

Orang-orang menyebutnya bahwa mereka ada dalam “Usia Emas”.

Jadi, itu memerlukan perhatian lebih agar dapat terlaksana dengan baik.

Beberapa hal yang akan anda ketahui disini seperti:

  • Pendidikan anak usia dini
  • Pendidikan non-formal anak usia dini
  • dan masih banyak lagi

Jadi, mari ikuti penjelasan ini hingga usai.

Daftar Isi


daftar-isi-sekolah

Pendidikan Anak Usia Dini

Menjelaskan tentang pendidikan yang layak bagi anak usia dini.

daftar-isi-anak

Pendidikan Non-Formal Bagi Anak Usia Dini

Menjelaskan tentang pendidikan non-formal bagi anak usia dini.

daftar-isi-kesimpulan

Kesimpulan

Simpulan dari seluruh isi pembahasan.

Bagian 1:

Pendidikan Anak Usia Dini


sekolah

Pendidikan tentu memegang peranan penting demi menciptakan pribadi manusia yang insan kamil.

Ini bukan hanya harapan perseorangan, melainkan harapan bangsa.

Memberikan pendidikan yang baik untuk anak usia dini adalah bagian penting dalam hal ini.

Mereka memang benar-benar membutuhkan sentuhan pendidikan dalam usianya yang masih belia.

Pendidikan yang paling utama adalah keluarga.

Tentang Anak Usia Dini

Anak usia dini adalah anak dalam rentan usia antara 0-6 tahun.

Bila mereka telah berada dalam usia lebih dari 6 tahun, maka ia sudah termasuk dalam tingkat dasar.

Fokus dalam bahasan ini adalah anak usia dini.

Jika dalam sebuah pendidikan formal, mereka tergolong dalam pendidikan PAUD, atau istilah lain seperti Taman Kanak-kanak (TK).

Mungkin anda lebih familiar dengan istilah ini, karena mereka ada di sekitar lingkungan anda.

Pada prinsipnya, anak usia dini dibelajarkan dengan prinsip “Bermain sambil belajar“.

Ini adalah istilah yang berbalik dengan pendidikan lanjutan.

Itu yang menjadi alasan mengapa banyak lembaga-lembaga pendidikan PAUD/ TK yang mengedepankan permainan dalam pembelajaran mereka.

Itu adalah hal yang baik, dan tidak ada yang salah dengan itu.

Karena pendidikan anak usia dini sangat baik dengan prinsip ini.

Kelompok Anak Usia Dini

Anak usia dini (seperti yang dijelaskan sebelumnya) merupakan anak dengan kelompok usia 0-6 tahun.

Tetapi ini dibagi ke dalam bagian yang lebih terperinci lagi.

Rincian yang dimaksud seperti:

  • Anak dalam usia 0-4 tahun, dikelompokkan dalam Kelompok Bermain (KB),
  • Anak dalam usia 4-5 tahun dikelompokkan dalam Kelompok A,
  • Anak dalam usia 5-6 tahun dikelompokkan dalam Kelompok B.

Melihat dari pembagian ini, sudah barang tentu pendidikan yang diperlukan olehnya sedikit mengalami perbedaan, tetapi itu bukanlah sesuatu yang mencolok.

perkembangan-anak

Secara sederhana, masing-masing kategori ini memiliki kompetensi yang berbeda.

Anda akan menemukan ini, bila anda berada dalam pendidikan PAUD/ TK.

 

Bagian 2:

Pendidikan Non-Formal Bagi Anak Usia Dini


anak-bermain-dengan-orang-tua

Pada umumnya, orang-orang hanya terfokus pada pendidikan formal bagi anak usia dini.

Mereka hanya membelajarkan anak mereka yang berusia dini, dalam pendidikan seperti PAUD/ TK.

Tidak ada yang salah dengan anggapan itu, dan itu sangat baik.

Tetapi, tahukah anda bahwa ada sesuatu yang lebih “kaya” bila anda tertarik untuk memberikan pendidikan non-formal untuk anak dalam usia dininya?

Mari kita selami lebih dalam.

Tentang Pendidikan Non-Formal

Istilah pendidikan non-formal memang bukanlah istilah yang baru lagi didengar.

Melainkan, istilah ini sudah cukup sering dibicarakan.

Sederhananya, pendidikan non-formal adalah pendidikan di luar dari jalur formal.

Dalam KBBI Online, kata non-formal diartikan sebagai kegiatan yang bersifat di luar kegiatan resmi seperti sekolah.

Tentunya, ini bertujuan untuk mendukung pembelajaran di sekolah formal yang dilakukannya.

Ada banyak sekali manfaat yang didapatkan dalam pendidikan non-formal ini, seperti:

  • Mengembangkan minat dan bakat anak
  • Memperkaya pengetahuan anak
  • Mempersiapkan anak untuk pendidikan yang lebih tinggi
  • Menambah pengetahuan dalam aspek (Soft-Skill) anak
  • dan masih banyak lagi.

Melihat dari berbagai manfaat itu, tidak ada yang salah bila kita sebagai orangtua turut memperhatikan minat dan bakat anak.

Terlebih lagi, itu diberikan sejak dini, dan membuat besar kemungkinan akan mampu menjadi profesional dalam bidang yang diminatinya.

Meningkatkan Minat dan Bakat

Bukan hal yang asing lagi bila kita sebagai orangtua terniat dan ingin sekali memberikan pendidikan terbaik untuk anak.

Ini semata-mata agar kelak di masa mendatang, anak dapat berinteraksi dengan baik dalam pendidikannya.

Tidak hanya itu, harapan besar adalah meraih kesuksesan di masa mendatang.

Oleh karenanya, penting bagi kita sebagai orangtua mengetahui minat dan bakat anak sejak dini.

Bila itu diketahui lebih cepat, maka pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan juga akan lebih cepat.

Minat dan bakat itu penting untuk diketahui, dan saya pikir anda tidak perlu penjelasan lebih dalam tentang ini.

Saya yakin, anda sudah mengetahuinya lebih dulu.

Ini umumnya lebih mengarah pada Soft-Skill.

Banyak macam disini, seperti:

  • Kursus Vocal
  • Kursus musik
  • Tari
  • Modeling
  • dan masih banyak lagi.

Berbagai macam hal itu, tentunya membutuhkan pendidikan khusus yang digolongkan sebagai pendidikan non-formal.

Benar. Lembaga pendidikan non-formal tentu akan lebih terfokus dalam pembelajaran dengan berbagai berbagai soft-skill itu.

Bagian 3:

Pendidikan Non-Formal Bagi Anak Usia Dini Bersama KBL Permorming Arts


kbi-performing-arts

Kini tiba saatnya, saya memberikan beberapa solusi untuk mengatasi kebingungan untuk pendidikan non-formal bagi anak usia dini.

Bila anda memiliki anak dengan usia dini, mungkin beberapa saran dari saya dapat dijadikan sebagai opsi.

Mari kita mengenal lebih jauh, tentang salah satu penyedia kelas non-formal, yaitu KBL Permorming Arts.

Tentang KBI Permorming Arts

KBI Permorming Arts merupakan sebuah lembaga yang menyediakan kelas pendidikan non-formal untuk seni vocal, musik, tari, dan modelling.

Lembaga ini berlokasi di Hypermall, KTC, Blok C No.10 Jl. Boulevard Barat Raya RT.18/RW.8,Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240.

Anda juga dapat menghubungi dengan nomor telepon yang tertera di halaman website resmi mereka.

Pendiri dari KBI Performing Arts ini, adalah Lucky Tampilang.

pendiri-pendidikan-non-formal-bagi-anak-usia-dini

Anda juga dapat melihatnya dengan jelas melalui halaman website mereka.

KBL Permorming Arts juga kerap sekali mengadakan event dan mengikut sertakan para peserta didik yang ada.

Beberapa diantaranya seperti menampilkan (Show) dari setiap prestasi siswa.

Ini sangat menarik untuk mengembangkan minat dan termasuk juga keberanian siswa dalam meng-eksplore kemampuan yang dimiliki.

Ditambah lagi, kegiatan ini ditayangkan secara LIVE melalui akun sosial media seperti Facebook, bahkan Youtube.

Anda akan menemukan berbagai informasi menarik lainnya mengenai KBI Performing Arts, dalam situs web resmi miliknya di kbi.co.id.

Kelas Non-Formal Yang Ditawarkan

Ada beberapa kelas non-formal yang ditawarkan oleh KBI Performing Arts ini, antara lain seperti:

Anda dapat mengikuti salah satunya, atau bahkan keseluruhannya.

kursus-kbl-performing-arts

Bila anda berencana untuk mengikuti Kursus Vocal, yang perlu anda lakukan hanyalah mendaftarkan diri anda, dengan mengisi formulir yang disediakan.

1. Kelas Vocal

Bila anda melihat dalam daftar yang diulas mereka melalui situs web, disana akan terlihat jelas tentang masing-masing materi yang akan diajarkan.

Semuanya bertahap, dan itu dinilai baik.

kelas-vocal-kbi-performing-arts

Anak didik akan diajarkan dengan beberapa tahapan materi, dari dasar hingga pada mahir sekalipun.

2. Kelas Music

Ini terlihat menarik.

Anak didik akan diajarkan dengan cara bermain musik yang baik dan benar.

kelas-musik-kbi-performing-arts

Itu terlihat dalam daftar materi mereka, yang tersusun dengan rapi.

Dalam daftar mereka, akan memperlihatkan beberapa materi yang terbagi mulai dari dasar, hingga pada mahir.

3. Kelas Tari

Dalam situs web resmi KBI Performing Arts, akan terliaht bahwa kelas Tari ini dimaksudkan untuk materi salah satu kesenian yang mewakili budaya dari daerah tertentu di dunia.

Ini sebenarnya istimewa, karena anak didik akan diajarkan untuk mengetahui Tari dari salah satu daerah di Indonesia.

kelas-tari-kbi-performing-arts

Serupa dengan bagian sebelumnya, anda akan diperlihatkan tentang berbagai materi yang tersusun rapi, sehingga mempermudah pemahaman akan jadwal materi ajar, dan apa yang akan didapatkan.

4. Kelas Modelling

Ini juga tidak kalah spesial dibandingkan dengan kelas lainnya.

Bila anak didik berpotensi dengan Modelling, maka dirasa tidak ada salahnya mencoba kelas yang satu ini.

Kelas ini, menawarkan berbagai pelajaran seperti: bagaimana cara berjalan, berdiri yang baik, dan sebagainya terkait dengan model.

Ini sangat menarik, karena itu dipelajari dari sikap-sikap yang dasar sekalipun.

kelas-modelling-kbi-performing-arts

Beberapa keunggulan dari program ini, seperti dilatih oleh seorang Expert dibidangnya, dan sudah berpengalaman selama 5 tahun dalam kanca nasional dan internasional. 

Kesimpulan


checklist

Pendidikan Non-formal untuk anak usai dini dianggap penting.

Ini dimaksudkan untuk mengembangkan minat dan bakat anak, dan biasanya mengarah pada kemampuan soft-skill.

Anda akan menemukan berbagai hal menarik untuk kelas Non-Formal melalui KBI Performing Arts.

Beberapa tawaran yang ada seperti:

  • Kelas Vocal
  • Kelas Tari
  • Kelas Musik
  • Kelas Modelling

Biaya yang diberikan juga terjangkau, disesuaikan dengan kurikulum yang disediakan untuk setiap bidang yang diikuti.

Mengembangkan minat dan bakat melalui pendidikan non-formal, diyakini dapat dijadikan sebagai penguat karakter anak sejak dini.

Tinggalkan komentar