MODEL “KEGIATAN DIDAKTIK” MENURUT KONSEP De Corte

Model “Kegiatan Didaktik” menurut konsep De Corte ini merupakan model yang cukup dikenal dalam psikologi pendidikan. Model desain pembelajaran ini saya dapati pada buku:

Judul buku                       : Psikologi Pengajaran

Penulis                              : W. S Winkel

Penerbit                            : P. T Gramedia,

Tempat Terbit                  : Jakarta Tahun 1987

Berikut tampak desain pengajaran yang ada pada buku W. S. Winkel:

 

Model “Kegiatan Didaktik” menurut konsep De Corte

Penjelasan:

  • Tujuan instruksional: Merupakan apa yang menjadi tujuan dari proses belajar mengajar.
  • Keadaan awal diartikan dengan dua cara, yaitu:
    1. Arti luas: Keadaan siswa, guru, jaringan sosial di sekolah dan di kelas, sekolah sebagai institusi pendidikan, faktor-faktor situasional.
    2. Arti sempit: Kemampuan yang diperlukan untuk mencapai tujuan instruksional (prasyarat).
  • Evaluasi diartikan dua cara:
    1. Penilaian terhadap hasil belajar siswa yang telah tercapai sesuai dengan tujuan instruksional (evaluasi produk) baik dalam aspek isi maupun dalam aspek jenis perilaku.
    2. Penilaian terhadap proses belajar mengajar dengan mengingat tujuan instruksional dan keadaan awal (evaluasi proses)
  • Proses belajar: Kegiatan mental yang dilakukan siswa menurut urutan fase tertentu dan sesuai dengan jalur belajar tertentu.
  • Prosedur didaktik: Cara-cara mengatur kegiatan belajar siswa.
  • Materi pelajaran: Menyangkut aspek isi dari tujuan instruksional pokok bahasa.
  • Pengelompokan siswa: Cara-cara membentuk kelompok-kelompok siswa di dalam kelas.
  • Media pengajaran: Alat-alat bantu yang digunakan oleh guru sendiri atau ditawarkan kepada siswa untuk digunakan.
  • Proses belajar mengajar: Interaksi antara kegiatan guru dan kegiatan siswa selama periode waktu tertentu.

Dalam model di atas, proses belajar mengajar terletak di pusat dan digambarkan dalam bentuk lingkaran. Dengan demikian, interaksi antara kegiatan mengajar yang meliputi penentuan prosedur-prosedur didaktik, media pengajara, bentuk-bentuk pengelompokan siswa, serta materi pelajaran dan kegiatan belajar yang meliputi menjalani suatu proses belajar, menjadi lebih jelas. Komponen-komponen yang lain, yaitu tujuan instruksional, keadaan awal, dan evaluasi hasil belajar, berada di luar proses belajar mengajar, namun tetap berperanan sekali terhadap proses itu, karenanya tetap merupakan bagian dari kegiatan didaktik.

Yang dimaksud dengan didaktik disini adalah suatu metode mengajar, dalam arti luas teori dan praktik penerapan pembelajaran dan penerapan teori.

Tinggalkan komentar

Copy link