Cara Menemukan Masalah Dalam Penelitian Tindakan Kelas

Penelitian tentunya berangkat dari masalah. Namun, tidak jarang diantara kita dibuat kebingungan untuk menemukan masalah. Ada banyak cara menemukan masalah dalam penelitian tindakan kelas dan tentunya hal ini berbeda untuk jenis penelitian lainnya. Penelitian tindakan kelas (dalam lingkup pendidikan) memiliki ciri khas tersendiri untuk masalah yang akan diangkat itu.

Penelitian sejatinya berangkat dari sebuah masalah. Maka, bila tidak ada masalah, maka penelitian itu tidak akan berguna dan tentunya diragukan. Masalah adalah pokok penting dalam sebuah penelitian. Oleh sebab itu, tidak jarang para calon peneliti dibuat kebingungan untuk menemukan masalah dalam target/ objek penelitiannya.

Disini, anda akan mengetahui tentang:

  1. Pemahaman tentang masalah dalam sebuah penelitian
  2. Mengetahui jenis masalah dalam penelitian tindakan kelas
  3. Menemukan masalah dalam penelitian tindakan kelas
  4. dan masih banyak lagi.

Mari kita mulai pembahasan ini.

Makna Masalah Yang Sebenarnya

Apa yang dimaksud dengan masalah itu? Semestinya, ini bukan lagi istilah yang baru bagi kita. Setiap orang, tentu memiliki masalahnya masing-masing dan setiap orang juga memiliki kadarnya masing-masing. Tetapi pada dasarnya, banyak orang kebingungan untuk menjelaskan tentang apa sebenarnya yang dimaksud dengan masalah itu.

Masalah adalah kesenjangan antara keilmuan dan kenyataan di lapangan. Hal yang paling difokuskan disini adalah istilah “KESENJANGAN”, yang dimaknai sebagai ketidak sesuaian, atau tidak serupa. Jadi, bilamana ditemukan sebuah kesenjangan, maka disitulah masalah itu tercipta. Jadi, masalah itu akan terlihat dalam sebuah kesenjangan.

Sebagai contoh, Teori-teori mengungkap bahwa MAKAN NASI akan membuat seseorang menjadi KENYANG. Itu faktanya. Tapi pada kenyataannya, seseorang memakan nasi justru semakin membuat LAPAR. Jadi, keadaan di lapangan berbeda dengan teori-teori yang ada. Inilah makna dari kesenjangan itu, dan sudah jelas terbayangkan bahwa ada masalah disana.

Sejauh ini, belum bercerita tentang apakah sebuah teori itu yang salah, atau keadaan di lapangan yang pantas untuk diteliti. Nah, disinilah dibangun mindset untuk menentukan sebuah masalah dari kasus yang ada.

Cara Menemukan Masalah Dalam Penelitian Tindakan Kelas

Setidaknya, setelah kita mengetahui tentang dasar-dasar yang dimaksud dengan masalah itu, semestinya ini menjadi lebih mudah untuk menemukan sebuah masalah di lokasi penelitian. Ada 2 hal yang perlu diketahui bagi setiap peneliti, dalam menemukan masalah untuk penelitian tindakan kelas yang akan dilaksanakannya, yaitu:

  1. Paham akan sebuah teori
  2. Menyesuaikan dengan kondisi di lapangan

Dua bagian itu merupakan kunci untuk dapat menemukan masalah dalam penelitian tindakan kelas. Setelah menemukannya, ini akan ditentukan dan dianggat sebagai bahan penelitian lebih lanjut.

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menemukan masalah penelitian tindakan kelas adalah sebagai berikut:

1. Paham Akan Teori

Sebelum peneliti lebih jauh terjun ke lapangan untuk melihat masalah yang terjadi disana, maka semestinya peneliti menyiapkan bekal diri berupa serumpun ilmu yang menjadi target penelitian. Hal ini semestinya lebih bersifat spesifik atau bidang tertentu, agar penelitian tidak berlangsung terlalu luas.

Mengetahui rumpun ilmu yang lebih spesifik, akan membuat lebih mudah untuk menemukan kesenjangan yang terjadi dilapangan. Sebaliknya, tanpa pengetahuan tentang teori tertentu, maka semua akan sia-sia belaka, atau penelitian itu akan berlangsung dengan bahasan yang sangatlah luas.

Persiapkanlah teori dengan pengetahuan sebuah teori. Biasanya, itu akan bercerita dan mendeskripsikan tentang sesuatu. Hal yang lebih dekat dengan tindakan kelas adalah persoalan keberhasilan siswa seperti minat belajar, atau peningkatan hasil belajar, dan lain sebagainya. Maka, carilah teori untuk dijadikan referensi dan sesuaikan dengan keadaan dilapangan.

2. Ketahui Kondisi Lapangan

Tentu saja, disini peneliti harus terjun langsung dan berperan aktif untuk melihat situasi dan keadaan pada objek penelitiannya. Pada sebelumnya, peneliti sudah mempersiapkan terlebih dahulu tentang sebuah teori yang menggambarkan beberapa aktivitas ilustrasi tentang belajar. Lihatlah itu dan sesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Sebaiknya, peneliti menyiapkan catatan kecil untuk menuliskan berbagai hal yang terjadi dilapangan. Aktivitas ini biasa disebut sebagai identifikasi masalah. Cantumkan itu dalam sebuah dokumen, dan ini sangat membantu untuk identifikasi lebih mendalam pada tahapan selanjutnya.

Temukan sesuatu yang menjadi kesenjangan antara ilmu teori dan keadaan dilapangan. Tentunya, setiap tempat memiliki kondisi yang berbeda meski dengan teori yang serupa. Maka dari itu, temukan kesenjangan itu dan itulah yang dijadikan sebagai masalah.

Seperti misalnya, dalam teori A dijelaskan bahwa guru yang menggunakan media dalam pembelajaran, dapat meningkatkan hasil belajar. Sementara pada kenyataan dilapangan, guru menggunakan media A tetapi tidak menunjukkan hasil belajar yang baik bagi para siswanya. Tentu, ini adalah sebuah kesenjangan, dimana teori A tidak sesuai sepenuhnya dengan kenyataan dilapangan. Maka, itulah pokok masalah dalam penelitian tindakan kelas.

Tinggalkan komentar

Copy link