Masa lalu kiyai 90 Tahun

Ditulis oleh
Diperbaharui 29 Januari 2018

12654603 1524669984500604 8229243703494005804 n

—–Kiyai berusia 90 tahun itu duduk merenungkan masa lalunya. Karena usianya yang sudah renta, sudah dua bulan ini dia tidak mengajar lagi, kecuali hanya memberikan wejangan atau tausiyah bagi orang-orang yang datang ke rumahnya. Biasanya sekitar 20 orang santri selalu mondok di rumahnya yang asri itu. 


—–Ketika dulu masa remaja bertahun-tahun pernah mondok di rumah seorang kiyai. Dia adalah santri yang sering berfikiran “nyeleneh”, menanyakan sesuatu yang dianggapnya tak mampu dijawab oleh kiyainya.Suatu kali dia bertanya pada kiyainya,


“Kiyai ….! Apakah Alquran itu mampu memberi penjelasan segala sesuatu?”“Ya …. kata kiyainya, Alqur’an itu, ‘tibyanan ‘ala kulli say`i’ [penjelas bagi sesuatu].“Kalau begitu kiyai …., tunjukkan aku satu ayat saja, bagaimana caranya memancing ikan…?”Kiyainya menjawab santai, “Alqur’an mengatakan, ‘afala ta’qilun’….!”


—–Dia kembali bertanya pada kiyainya “Apakah Nabi juga tak menjelaskan bagaimana cara memancing….?”Kiyainya menjawab, Nabi bersabda, “Antum a’lamu biumuri li dun yakum” [Kamu kan lebih tahu urusan duniamu sendiri].Rupanya bukan orang sekarang saja yang suka berfikir “nyeleneh-nyeleneh”. Dia juga dulu seperti itu, mencari kesempurnaan dengan pertanyaan yang tak sempurna.


—–Lamunannya tersentak, ketika azan maghrib menggema. Dia harus segera meneguk teh manis buatan isterinya untuk menyegerakan berbuka puasa.

Tinggalkan komentar