JANGAN TERLAMBATWANITA, WAJIB TAHU HAL INI…!!!

Ditulis oleh
Diperbaharui 19 Februari 2018
wanita
Pria dan wanita merupakan makhluk sempurna yang diciptakan Allah SWT di muka bumi ini. Oleh sebab itu, manusia memiliki fungsi sebagai khalifah, dan tujuannya adalah syahadah (bersyahadah/perjanjian primodial kepada Allah SWT). Untuk fokus pembahasan kali ini ialah tentang lelaki, seseorang yang kuat dan ketangguhannya terlihat dalam pandangan mata.
1.        Pria itu mengharapkan perhatian lebih dari wanitanya.

Mungkin sebagian wanita  merasa tidak nyaman dengan ini. Wanita merasa berat hati untuk memperhatikan pria lebih dalam. Ini dikarenakan wanita ingin dicintai dan diperhatikan. Berbalik dengan apa yang dirasakan pria. Mengapa pria mengharapkan perhatian lebih? Karna setiap pria ingin membahagiakan pasangannya. Lihat saja bagaimana caranya, ada dengan cara membawanya makan, membantu menyelesaikan tugas wanitanya, memperhatikan keadaan wanitanya, hingga mendidik wanitanya untuk menjadi wanita lebih baik lagi.
Terlebih bagi pria  yang sudah siap untuk menikah akan lebih banyak mendidik wanitanya untuk menjadi ibu yang baik. Sebab, pria itu tulang punggung. Maksudnya disini adalah bahwa pria itu tetap menjadi penanggung jawab dari segala yang terjadi di dalam keluarga.
2.        Pria itu penuh ke-khawatiran dalam dirinya.

Dia khawatir, apakah dia mampu menyiapkan ibu yang baik bagi keturunannya kelak atau tidak, apakah dia mampu membawa wanita/istri kepada keluarga besarnya, apakah dia mampu membawa wanita yang mampu menyayangi ibu nya, apakah dia mampu membawa wanita yang mampu menjaga adik-adik kandungnya, dan sebagainya. Untuk para wanita, mengertilah terhadap pasangan pria kamu, itu semua karena dia mencintaimu. Dia ingin kamu lebih baik lagi, bukan merendahkan kamu.
Mengharapkan perhatian lebih, karena dia merasa dialah yang paling bertanggung jawab untuk semuanya. Dia akan terlihat sok hebat dimata perempuannya. Justru itu lebih bagus, dia akan menjadi pribadi yang lebih baik dengan ini. Karena dia mencoba memposisikan dirinya untuk menjadi pemimpin yang baik, yang bijak, dan dianggap keberadaannya. Ini sangat perlu. Yang terkahir, hargai setiap keputusannya.
Seluruh sifat pria di atas merupakan perkiraan. Ada yang memiliki sepenuhnya, namun ada yang memiliki separuhnya saja. Sedikit pandangan bahwa dalam menghadapi sifat pria seperti di atas adalah dengan cara yang lemah lembut. Pria akan takluk dengan itu. Jika keputusannya salah, ajaklah dia berbicara empat mata, beritahu kesalahannya dengan lemah lembut. Demikian tulisan ini, semoga dapat membantu.

Tinggalkan komentar