Hasil Belajar Siswa

Ditulis oleh
Diperbaharui 28 November 2018


Hasil belajar siswa lebih ke arah yang menggembirakan diantaranya, jika kemampuan guru mengajar bukan sekedar hanya melepas rodinya saja, seperti: mengajar menggunakan metode konvensional, mengajar secara klasikal dan tidak merespon siswa dengan baik. Minat belajar siswa yang rendah, ini terlihat dalam kgiatan pembelajaran siswa masih ada yang tidak aktif. Motivasi belajar siswa kurang, karena terdapat beberapa siswa itu  dalam merespon pembelajaran Pendidikan Agama Islam  tidak semangat, hanya sedikit siswa yang focus saat pembelajaran. Tidak di dukung sarana dan prasarana, seperti ketika pembelajaran perlu menggunaka proyektor harus menunggu giliran karena unit proyektor yang ada tidak mencukupi. Kecerdasan siswa yang lemah, ini diakibatkan  dari kebiasaan komsumsi makanan siswa yang buruk. Latar belakang ekonomi keluarga siswa, pada umumnya orang tua siswa bekerja sebagai pekerja lepas, nelayan, dan lainnya. Serta  gaya belajar siswa, yang belum dikondisikan penuh  oleh guru.


Kegiatan belajar mengajar  sasarannya adalah hasil belajar, jika cara belajar baik, maka diharapkan hasil belajarnya juga baik. Masalah  hasil  belajar  sampai saat ini masih banyak didiskusikan pakar pendidikan dan stake holder hal ini disebabkan hasil belajar siwa belum menunjukkan pencapaian yang menyenangkan. Tanpa  hasil belajar yang baik otomatis belum terciptalah tujuan pendidikan nasional sesuai UU No.20 Tahun 2003 Pasal 3 yaitu: mengembangkan potensi siswa untuk menjadi manusia yang beriman dan takut akan Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis dan bertanggung jawab.

Pengupayaan mensejahterakan bangsa salah satunya dengan pendidikan. Tanpa pendidikan dapat dipastikan kehidupan suatu bangsa mengalami kemunduran. jika kemampuan guru mengajar bukan sekedar hanya melepas rodinya saja, seperti: mengajar menggunakan metode konvensional, mengajar secara klasikal dan tidak merespon siswa dengan baik. Minat belajar siswa yang rendah, ini terlihat dalam kgiatan pembelajaran siswa masih ada yang tidak aktif .Motivasi belajar siswa kurang, karena terdapat beberapa siswa itu  dalam merespon pembelajaran Pendidikan Agama Islam  tidak semangat, hanya sedikit siswa yang focus saat pembelajaran. Tidak di dukung sarana dan prasarana, seperti ketika pembelajaran perlu menggunaka proyektor harus menunggu giliran karena unit proyektor yang ada tidak mencukupi. Kecerdasan siswa yang lemah, ini diakibatkan  dari kebiasaan komsumsi makanan siswa yang buruk. Latar belakang ekonomi keluarga siswa, pada umumnya orang tua siswa bekerja sebagai pekerja lepas, nelayan, dan lainnya. Serta  gaya belajar siswa, yang belum dikondisikan penuh  oleh guru.
hasil%2Bbelajar%2Bsiswa


Hasil belajar adalah suatu hasil nyata yang dicapai oleh siswa dalam usaha menguasai kecakapan jasmani dan rohani di sekolah yang diwujudkan dalam bentuk raport pada setiap semester. Beberapa factor yang menyebabkan hasil belajar siswa lebih ke arah yang menggembirakan diantaranya, jika kemampuan guru mengajar bukan sekedar hanya melepas rodinya saja, seperti: mengajar menggunakan metode konvensional, mengajar secara klasikal dan tidak merespon siswa dengan baik. Minat belajar siswa yang rendah, ini terlihat dalam kgiatan pembelajaran siswa masih ada yang tidak aktif .Motivasi belajar siswa kurang, karena terdapat beberapa siswa itu  dalam merespon pembelajaran Pendidikan Agama Islam  tidak semangat, hanya sedikit siswa yang focus saat pembelajaran. Tidak di dukung sarana dan prasarana, seperti ketika pembelajaran perlu menggunaka proyektor harus menunggu giliran karena unit proyektor yang ada tidak mencukupi. Kecerdasan siswa yang lemah, ini diakibatkan  dari kebiasaan komsumsi makanan siswa yang buruk.

Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, penguasaan guru akan materi dan pemahaman mereka dalam memilih metode yang tepat untuk materi tersebut akan sangat menentukan keberhasilan pencapaian tujuan pembelajaran.

Jika kemampuan guru mengajar bukan sekedar hanya melepas rodinya saja, seperti: mengajar menggunakan metode-strategi yang sesuai dengan karakter peserta didik, dan  merespon siswa dengan baik. Minat belajar siswa baik, ini terlihat dalam kgiatan pembelajaran siswa aktif .Motivasi belajar siswa kuat, karena terdapat beberapa siswa itu  dalam merespon pembelajaran Pendidikan Agama Islam bersemangat, siswa focus saat pembelajaran.Didukung sarana dan prasarana, seperti ketika pembelajaran perlu menggunaka proyektor. Kecerdasan siswa tinggi, ini diakibatkan  dari kebiasaan komsumsi makanan siswa yang sehat. Serta pengukuran,  dan evaluasi pendidikannya bermutu  Merupakan tanda –tanda keberhasilan pendidkan.

Tinggalkan komentar