Hambatan Pembelajaran Daring: Studi Kasus di Tingkat PAUD

Hari ini, saya ingin memberitahukan tentang hambatan pembelajaran daring. Beberapa waktu yang lalu, saya melakukan sebuah studi sederhana, tentang bagaimana pembelajaran daring dilakukan.

Program kegiatan yang kami lakukan adalah memberikan tugas kepada siswa, melalui perantara pesan singkat dari Whatsapp Group, yang kamudian dimengerti oleh orangtua siswa, lalu dilakukan oleh siswa itu sendiri di rumah mereka.

Selain itu, program lanjutan adalah menghubungi melalui panggilan video kepada nomor kontak orangtua yang berhubungan langsung dengan siswa, lalu kemudian orangtua memandu pembelajaran kami melalui Video.

Mari simak penjelasan lebih detail disini.

Fokus Bahasan

Fokus dalam bahasan ini adalah proses pembelajaran daring di lingkungan PAUD/ TK. Selama pandemi, saya dan siswa turut melakukan pembelajaran melalui proses Daring. Mari kita mulai.

Hambatan Pembelajaran Daring

Selama melakukan pembelajaran melalui Daring, saya mencatat ada beberapa hal yang menjadi hambatan pembelajaran daring. Berikut ulasannya.

1. Gagal Mengoperasikan Media Daring

Ini penting sebagai bahan pokok bagi setiap pelaku pembelajaran daring. Disini, termasuk bagi seorang guru (pendidi) maupun para peserta didik mereka.

Proses pembelajaran daring dalam lingkungan TK tentu saja membutuhkan perhatian khusus.

Berbeda dengan pendidikan orang dewasa yang jauh lebih mudah untuk memahami dan menggunakan media pembelajaran daring, anak usia TK tampak seperti orang yang sama sekali tidak mengerti akan teknologi.

Memang benar adanya dan itu sebuah hal yang dimaklumi.

Namun, bagian ini menjadi catatan tersendiri untuk menjadi hambatan pembelajaran daring dalam lingkungan PAUD/ TK.

Terlepas dari hal itu, sang Guru juga semestinya memperhatikan hal ini, tentang bagaimana mereka memilih dan menggunakan media yang diberlakukan saat pembelajaran.

Yang kami lakukan dengan TIM, adalah membuat pembelajaran melalui Daring dengan bantuan orangtua siswa.

Jadi tatkala mereka diberikan tugas melalui fitur Chat dari Group, lalu kemudian siswa mengerjakan tugas mereka dari rumah.

Selain itu, kami juga melakukan

Tinggalkan komentar

Copy link