Promosi Sekolah: The Definitive Guide in 2020


Tahun 2020, merupakan tahun yang paling bersejarah dalam kehidupan dunia.

Ini karena pada masa ini, gejolak pandemi virus masih melanda di beberapa negara, termasuk Indonesia.

Berbagai aspek/ bidang juga berdampak akibat keadaan ini.

Kondisinya membuat segalanya terhambat begitu saja.

Bab 1

Pandemi Merayapi Dunia


Tahun ini (2020) merupakan tahun yang sangat bersejarah dalam tatanan dunia.

Berbagai belahan benua (negara-neraga) merasakannya.

Pandemi Virus Corona sejak 2019 silam belum juga usai dari lingkungan kehidupan masyarakat.

Keadaan ini membuat keadaan semakin berubah jauh dari biasanya.

Tidak berdampak hanya pada bidang khusus semata, keadaan ini juga berdampak kepada bidang lain, termasuk bidang pendidikan.

Bab 2

Panduan Promosi Sekolah Tahun 2020


Lembaga sekolah yang sebelumnya dijelaskan juga menjadi sorotan.

Keadaan yang membuat semua orang harus berada di rumah demi memutus rantai penyebaran virus Corona, membuat sektor pendidikan kekurangan aktivitas untuk melakukan promosi sekolah.

Itu memang membuat setiap unsur sekolah berpikir keras tentang bagaimana mengoptimalkan kegiatan promosi sekolah.

Mungkin benar bahwa sebagian sekolah tidak membutuhkan promosi untuk sekolahnya.

Tetapi, bagaimana mereka dengan status lembaga Swasta?

Bukan rahasia lagi bila mereka dengan sekolah berstatus swasta harus berupaya semaksimal mungkin untuk mengembangkan lembaga mereka.

Terlebih lagi mengoptimalkan kegiatan promosi sekolah mereka.

Hal yang umum dilaksanakan orang-orang dalam hal promosi adalah penyebaran brosur.

Hal ini paling umum, sekaligus juga paling sering dilakukan masing-masing lembaga.

Sebuah mimpi buruk bagi lembaga yang tertinggal akan kesempatan ini, membuat lembaganya kekurangan siswa, dan tidak mampu untuk menanggulangi biaya operasional lembaganya.

Hal ini semestinya tetap dijalankan, walau dalam kondisi apapun, walau sebesar apapun.

Banyak cara yang dapat ditempuh untuk melakukan kegiatan promosi sekolah ditengah pandemi ini.

Walau orang-orang sangat jarang berada di lingkungan sekitar kita, namun bukan berarti lembaga kehilangan kesempatan untuk melakukan promosi lembaga mereka.

Beberapa diantaranya yaitu dengan melakukan promosi melalui penyebaran brosur, pemasangan spanduk, membuat iklan digital, kompetisi online, reward pendukung marketing, dan lain sebagainya.

Keseluruhannya itu akan dijelaskan pada bagian berikut ini.

Promosi Sekolah dengan Brosur

Bukan hal baru lagi, bila mengkaji bagian ini.

Setiap lembaga sudah barang tentu mengenal kegiatan ini, bahkan secara teknis.

Berbicara persoalan teknis, memang siapa saja boleh berasumsi sendiri.

Tidak ada sesuatu yang ditentukan tentangnya.

Namun, dirasa perlu memperhatikan beberapa tehnik yang akan dibagikan disini.

Beberapa tahapan dalam kegiatan ini seperti:

  • Menentukan waktu
  • Mendesain Brosur
  • Mencetak Brosur
  • Lakukan penyebaran brosur

Hal itu adalah hal yang paling sering dilakukan banyak lembaga.

Mari kita ulas bagaimana kegiatan ini terjadi.

1. Menentukan Waktu

Bagian ini semestinya direncanakan sejak awal tahun ajaran itu dimulai.

Ini dimaksudkan agar tidak terjadi kesalahan yang fatal, sehingga membuat kegiatan promosi sekolah terhambat.

Menentukan waktu untuk penyebaran brosur sangat dibutuhkan.

Sebab hal ini membutuhkan tenaga orang-per-orang, dan itu bukanlah sesuatu yang instan.

Masing-masing orang tentu memiliki kegiatannya sendiri, dan itu akan menjadi penghambat untuk hal ini bila tidak direncanakan dengan matang.

Tentukanlah waktu dimana yang sesuai.

Sebagai contoh, pada tahun ajaran baru di mulai, disana sebuah lembaga memutuskan untuk menjadwalkan penyebaran Brosur pada bulan Januari semester genap.

Mengapa Januari?

Umumnya, bulan januari adalah bulan dimana Ujian Nasional berlangsung.

Memang ini bukanlah sesuatu yang pasti, misalnya pada tahun 2019 siswa melaksanakan ujian Nasional sejak bulan Februari hingga Maret.

Oleh karenanya, tentukanlah waktu di bulan Januari sebagai langkah awal agar dapat meminimalisir terjadinya kendala lain dalam hal ini.

Promosi Sekolah dengan Spanduk

Hal ini juga hampir sama dengan promosi sekolah menggunakan brosur.

Hanya saja, bila brosur bentuknya lebih kecil, sedangkan spanduk lebih besar.

Kebanyakan lembaga memilih untuk mencetak beberapa spanduk saja, untuk promosi sekolah mereka.

Secara teknis, mungkin hal ini lebih mudah untuk diterapkan.

Itu karena umunya hampir sama dengan jenis promosi yang biasa dilakukan sekolah.

Tinggal mencetak spanduk, dan membuatnya berada di lingkungan orang banyak.

Mengapa di lingkungan orang banyak?

Itu karena spanduk bersifat iklan, dan tentunya harus tertarget dengan orang banyak pula.

Semakin banyak orang yang melihat iklan, maka semakin besar pula mendapatkannya.

Pasanglah spanduk di beberapa tempat yang memungkinkan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti:

  • Pasang spanduk di tempat orang banyak
  • Pasang spanduk di lokasi rumah-rumah ibadah
  • Pasang spanduk di tempat acara-acara tertentu
  • Pasang spanduk di sekitaran jalan (lalu lintas)
  • dan lain sebagainya.

Keadaan ini semakin memperkuat bahwa akan banyak orang yang melihat iklan spanduk itu.

Oleh sebab itu, harapan juga akan timbul lebih besar.

Tips Pemasangan Spanduk

Beberapa tempat memang memperbolehkan orang untuk memasang spanduk di tempat mereka.

Tetapi perlu di ingat, bahwa ini mungkin saja tidak dapat terjadi di tempat lainnya yang lebih bernilai lebih.

Mungkin saja, di beberapa tempat yang terkenal ramai dikunjungi orang, sesuatu hal yang wajar bila mereka memasang tarif tertentu untuk setiap iklan di lokasi mereka.

Ini sesungguhnya hal yang wajar dan dapat dimaklumi.

Beriklan sejatinya membutuhkan orang banyak, dan itu tidak serta merta didapatkan dengan cara yang gratis.

Yang perlu dilakukan hanyalah mendatangi orang setempat yang dirasa dapat dipercaya untuk keutuhan iklan, lalu kemudian berdiskusi dengannya.

Hal ini juga tidak seluruhnya berbicara pada persoalan uang.

Terkadang disebagian tempat tidak membutuhkan itu.

Tetapi, ini seharusnya memiliki feedback antara yang satu dengan yang lainnya.

Ketika sebuah lembaga memasang banner (spanduk) mereka di tempat tertentu, tentunya itu harus memberikan nilai positif juga bagi penyedia lokasi dimana spanduk itu dipasangkan.

Mungkin dapat menawarkan semacam bantuan, sumbangan, atau yang lainnya.

Ini tentunya sama-sama mendapatkan keuntungan dibalik bisnis yang dijalankan.

Promosi Sekolah dengan Metode Dor to Dor

Sepertinya istilah dor to dor bukan lagi sesuatu yang sulit dimengerti.

Dor to Dor dapat diartikan sebagai rumah ke rumah.

Itu artinya, sekolah mempromosikan lembaga mereka ke rumah-rumah.

Beberapa Hal yang Perlu Diketahui

Hal ini bukanlah hal yang mudah, dan instan.

Itu karena lembaga harus menyediakan banyak waktu dan tenaga untuknya.

Mendatangi masing-masing rumah bukan lagi sesuatu yang mudah saat ini.

Itu karena masyarakat sudah lebih waspada terhadap tamu asing yang mendatangi rumah mereka.

Keadaan ini adalah hal yang lazim dan seharusnya kita memakluminya.

Bagaimana Teknisnya

Umumnya, pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan teknis mendatangi satu per satu rumah yang ada.

Lalu kemudian memperkenalkan diri, dan meminta izin untuk menyampaikan maksud dan tujuan lembaga.

Sebaiknya, gunakan label lembaga agar masyarakat tidak risih dengan kedatangan kita.

Bawalah sebuah brosur, sebagai pertinggal bagi mereka.

Ini akan menjadi bahan referensi yang berarti baginya.

Mereka akan berpikir panjang dengan ini

Langkah ini mungkin dapat dijadikan sebagai opsi untuk diterapkan.

Tetapi perlu diingat bahwa menerapkannya tidak dapat dilakukan dengan cara instan.

Melainkan banyak hal yang akan diperjuangkan disini seperti kondisi fisik, waktu, dan lain sebagainya.

Itu semua akan terkuras habis untuk melakukan ini.

Bab Spesial!

Promosi Sekolah dengan Iklan Digital


Era globalisasi ditandai dengan maraknya penggunaan digital dalam kehidupan.

Digitalisasi berbagai hal belakangan ini mulai ramai digunakan.

Ini membantu peranan manusia dalam menjalankan program kegiatan mereka sehari-hari.

Hal ini juga dapat dimanfaatkan untuk promosi sekolah.

Banyak hal yang akan didapatkan disini, dan tentunya ini lebih menghemat energi dan waktu.

Tidak perlu lagi membicarakan persoalan itu.

Sebuah studi sederhana yang kami lakukan menemukan bahwa selama 14 hari facebook menapilkan iklan dengan konten teknologi.

Kami tidak menemukan iklan pendidikan disana.

Tetapi, kami menemukannya dalam pencarian Google.

Itu artinya, banyak orang-orang yang tidak mengetahui bahwa konteks pendidikan juga dapat dilibatkan disini.

Banyak orang yang mengabaikan persoalan ini.

Beriklan digital, kini menjadi sesuatu yang sangat mudah untuk dilakukan.

Bahkan, ini terjadi lebih dari apa yang dibayangkan.

Beriklan dengan digital marketing benar-benar membuat semuanya tertarget.

Beberapa hal yang menjelaskan hal ini, akan dijabarkan pada penjelasan lebih lanjut.

Promosi Sekolah di Facebook

Jangan tanyakan persoalan seberapa banyak pengguna facebook ini.

Kami menemukan sesuatu yang fantastis.

Sebanyak 1 miliyar orang menggunakan akun sosial media aktif untuk facebook, dan itu hanya untuk Indonesia saja.

Sebanyak mungkin kami mencoba mencari referensi yang ada.

Faktanya, kami tidak menemukan iklan dari salah satu lembaga sekolah muncul disana.

Untuk konteks pendidikan, lebih banyak lembaga-lembaga online yang menggunakannya.

Tentunya, ini sesuatu hal yang perlu dipertimbangkan bukan?

Terlebih lagi lembaga swasta, yang keberadaannya begitu terlihat jelas.

Tahukah anda bahwa facebook menawarkan iklan yang benar-benar terjangkau?

Baru-baru ini, kami melihat bagaimana fitur yang ditawarkan oleh facebook, untuk mengetahui perubahan yang terjadi.

Nyatanya, ini sungguh jauh lebih mudah.

Facebook menawarkan bentuk iklan dalam media mereka, dengan memberikan opsi target yang sangat jelas.

Sebagai pelengkap, seharusnya anda mengetahui bahwa dengan beriklan di facebook, benar-benar menawarkan sesuai dengan Budget yang dimiliki oleh pengiklan.

Jadi, lembaga dapat menyesuaikan dengan kondisi keuangan mereka.

Sebagai suatu contoh, facebook menawarkan iklan di media mereka dengan harga Rp. 20.000,- untuk jangkauan 500 pengguna facebook dalam satu hari.

Ini berlaku kelipatan, sesuai dengan ketentuan facebook.

Kami tidak berpikir seberapa banyak orang yang akan mengunjungi lembaga anda, ketika beriklan disana.

Terlebih lagi, bila lembaga memiliki anggaran promosi lebih besar dari itu.

Mungkin akan dapat menjangkau lebih dari apa yang dicontohkan sebelumnya.

Waw.. Sesuatu yang luar biasa dalam melakukan iklan digital yang satu ini.

Tetapi menariknya adalah bahwa lembaga dapat menargetkan untuk arah dari promosi sekolah itu sendiri.

Bila lembaga ingin berpromosi disana, maka tentunya ditargetkan untuk usia dewasa bukan?

Ini dimaksudkan agar para orangtua itu dapat mendaftarkan anak mereka di lembaga anda.

Menariknya, mengenai target usia ini juga disediakan dalam beriklan di Facebook.

Jadi, tidak ada alasan lain untuk mengatakan bahwa ini benar-benar tertarget kepada pasar yang diinginkan.

Cara Melakukan Promosi di Facebook

Untuk mengetahui tentang cara melakukan promosi di facebook, ikuti langkah berikut ini.

Promosi Sekolah di Google

Siapa yang tidak mengenal dengan Google, salah satu mesin pencari populer saat ini.

Google juga menawarkan iklan pada media mereka.

Bentuk iklan disini yakni dengan artikel, atau konten yang berkualitas.

Sebelum melakukan promosi, maka lembaga diharuskan untuk menyediakan konten yang benar-benar dapat membangun marketing untuk lembaga mereka.

Konten artikel ini yang nantinya akan muncul sebagai iklan di Google.

Mari kita ulas lebih jelas tentang ini.

SEM (Search Engine Marketing)

SEM adalah istilah yang tepat untuk persoalan ini.

Dimana SEM memiliki arti marketing mesin pencari.

Google adalah mesin salah satu mesin pencari yang sangat ramai digunakan orang.

Orang-orang akan mencari hal apapun itu melalui mesin pencari yang satu ini.

Jadi, tidak ada salahnya untuk memanfaatkan kesempatan ini.

Beberapa waktu yang lalu, kami berupaya untuk menyusun daftar tentang seberapa banyak orang mencari kata kunci tertentu, yang berkaitan dengan sekolah.

Lihatlah daftar yang kami susun untuk menjelaskan ini:

(gambar sedang edit)

Daftar di atas menggambarkan bahwa beberapa kata kunci memiliki volume pencarian yang tinggi.

Sesuaikan ini untuk lokasi lembaga anda. Mungkin saja, ini jauh lebih baik.

Ketika kita mengetahui tentang seberapa banyak orang-orang mencari sekolah di daerah lembaga kita, maka seharusnya kita memamerkannya kepada mereka.

Tetapi, disini kita tidak dapat menjangkau siapa saja orang-orang yang mencari itu.

Oleh karena itu, buatlah mereka dengan tanpa sengaja menemukan lembaga kita, dengan menerapkan SEM yang dimaksud.

SEM disini adalah membuat iklan di Google, dan meranking untuk sebuah kata kunci yang ditargetkan.

Disini terdapat durasi waktu tertentu (bukan permanen).

Anggap saja, anda sedang beriklan dengan kata kunci “Sekolah TK Islam di Medan”.

Lihatlah daftar hasil volume dari pencarian itu.

Sangat banyak bukan..?

Sekarang saatnya kita membuat mereka tanpa sengaja melihat lembaga kita.

Satu-satunya cara yang ampuh adalah dengan membuatnya berada di posisi pertama dari pencarian untuk kata kunci itu.

Disini, kita dapat mengandalkan strategi SEM.

Beriklanlah di Google, dan dapatkan peringkat tertinggi untuk kata kunci itu dengan durasi waktu yang diinginkan.

Selanjutnya, mari kita ulas tentang bagaimana cara beriklan di Google.