Pengertian Sejarah Pendidikan Islam

gambar untuk pengertian sejarah pendidikan islam
Pengertian Sejarah Pendidikan Islam
Pengertian sejarah pendidikan Islam maksudnya adalah waktu tempo yang telah berlalu dalam kajian pendidikan Islam. Nah, disini akan dibahas tentang waktu-waktu yang telah berlalu dalam perjalanan pendidikan Islam itu sendiri. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan dari pembagian berikut ini:

Pengertian Sejarah

Pengertian sejarah adalah waktu yang telah berlalu. Itu pengertian yang begitu singkat terhadap sejarah. Dari pengertian ini, maka kata sejarah itu tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus ada yang melekat pada kata sejarah itu. Maksudnya, kalau dikatakan sejarah saja, tentulah kalimat itu akan sulit diterima. Untuk itu, perlu diperjelas dengan tambahan kata keterangan setelahnya. Misalnya, sejarah peradaban Islam, atau sejarah kebangkitan Islam. Nah disini barulah terlihat kemana arah pengertian sejarah itu. Untuk itu, perlu untuk dipahami bahwa sejarah itu berpengertian segala sesuatu yang telah berlalu.
Daulay, dalam bukunya juga menjelaskan secara singkat tentang pengertian sejarah itu, seperti yang dijelaskan dibawah ini:

Sejarah (history) menurut Gottschalk merupakan kata benda yang berasal dari Yunani, artinya ilmu. Bahasa lain yaitu Istoria, dan menurut Aristoteles maksudnya adalah telaah terhadap sesuatu secara sistematika mengenai seperangkat gejala alam (Daulay, 1: 2013)

Lebih lanjut, Daulay juga menuliskan dalam bukunya tentang pengertian sejara yang diungkapkan oleh Ibnu Kaldun, sebagai berikut:

Ibnu Kaldun berpendapat bahwa sejarah berarti catatan manusia tentang perubahan-perubahan yang terjadi, seperti kelahiran, kematian, keramahtamahan, solidaritas golongan, dan lain sebagainya (Daulay, 1: 2013).

Dari beberapa pandangan di atas, dapatlah disimpulkan bahwa secara umum sejarah itu berpengertian waktu yang telah berlalu, atau waktu di masa lalu. Segala sesuatu yang telah berlalu dalam kehidupan manusia, baik dari aspek kehidupan pribadi, maupun kehidupan bermasyarakat, atau bahkan perjalanan kehidupan alam sekitar, tentunya memiliki catatan tersendiri dan dapat dikatakan sebagai sejarah.

Pengertian Pendidikan Islam

Berbicara persoalan pengertian pendidikan Islam, disini akan dibagikan menjadi dua bagian, yaitu pengertian pendidikan Islam secara sempit dan pengertian pendidikan Islam secara luas. Untuk mengetahui perbedaan keduanya itu, akan dijelaskan pada bagian di bawah ini.

Pengertian Pendidikan Islam Secara Sempit

Pendidikan Islam bila dikaji secara sempit, adalah suatu kajian ilmu yang membahas nilai-nilai ke-Islaman berdasarkan Alquran dan Hadis, dengan melalui tindakan transfer ilmu dalam lingkungan sekolah guna menciptakan manusia insan kamil. Hal ini sejalan dengan apa yang dikatakan oleh Daulay yang mengatakan bahwa:

Usaha yang dilakukan untuk tranfer ilmu (knowledge), nilai (value) dan keterampilan (skill) dalam membentuk pribadi muslim seutuhnya (Daulay, 2013: 3).

Dari pejelasan di atas, dapatlah dipahami bahwa pendidikan Islam dalam artian sempit memberi arti bahwa pendidikan Islam itu merupakan suatu kajian Ilmu. Maka, pada tiap-tiap lembaga sekolah ditemui tentang mata pelajaran pendidikan Agama Islam. Karena, seperti apa yang telah di jelaskan di atas, bahwa pendidikan Islam itu mempunyai tiga ranah di dalamnya, antara lain yaitu knowledge, value dan skill. Jadi, dari keterangan ini cukup terlihat bahwa pendidikan Islam secara sempit itu seperti apa yang kita dapati di sekolah, seperti mata pelajaran yang kita pelajari sebagaimana biasanya. Itulah pendidikan Islam dalam lingkup sempit.

Pengertian Pendidikan Islam Secara Luas

Berbeda pengertian dengan pendidikan Islam secara sempit, pendidikan Islam secara luas itu lebih dari apa yang dijelaskan pada penjelasan sebelumnya. Dari padanan katanya saja mungkin dapat dipahami bahwa pendidikan Islam secara luas itu secara umum berpengertian tentang kajian nilai-nilai keIslaman secara luas. Artinya, penjelasan Islam disini dinilai cukup luas dari pada hanya sebatas pembelajaran atau mata pelajaran di sekolah. Daulay juga mengatakan bahwa:

Pendidikan Islam secara luas lebih dari tiga ranah (knowledge, value dan skill) itu, melainkan tentang kajian yang lebih luas. Seperti, kajian tentang sejarah, pemikiran, lembaga-lembaga, dan lain sebagainya (Daulay, 2013: 3).

Dari penjelasan di atas, dapatlah dipahami bahwa pendidikan Islam secara luas itu berpengertian tentang pemikiran Pendidikan Islam itu sendiri. Pembahasan yang dibahas secara luas, yakni tentang sejarah, latar belakang, dan lain sebagainya.
Dari dua penjelasan di atas, maka dapatlah kita pahami bahwa pendidikan Islam itu bilamana dilihat dari pengertian secara sempit, memberi arti bahwa pendidikan Islam itu sebatas pembelajaran yang dibelajarkan kepada para peserta didik di sekolah. Sedangkan pendidikan Islam secara luas, berpengertian tentang pemikiran Pendidikan Islam itu sendiri, seperti sejarahnya, motifnya, latar belakangnya, dan lain sebagainya.

Tinggalkan komentar