Kepribadian Guru Yang Mantap dan Stabil

kepribadian-guru-mantap-stabil

Defenisi Kepribadian Mantap dan Stabil

Penjelasan sebelumnya telah menjelaskan tentang indikator kompetensi kepribadian. Salah satu indikator kompetensi kepribadian itu yakni kepribadian yang mantap dan stabil. Mantap dan stabil merupakan hal yang serupa. Dalam KBBI online, baik kata mantap dan kata stabil memiliki makna yang hampir sama[1].

Mantap dapat didefenisikan sebagai kuat hati atau kukuh hati, tidak berubah atau goyah. Sedangkan stabil merupakan jalan tetap, atau tenang. Jadi, kepribadian mantap dan stabil dapat diartikan dengan teguh pendirian terhadap suatu keadaan.

Indikator Kepribadian Mantap dan Stabil

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen[2] telah memberikan indikator terhadap kompetensi kepribadian itu sendiri. Salah satu indikatornya yaitu kepribadian mantap dan stabil. Pertanyaan yang akan muncul adalah apa tolak ukur dari kepribadian mantap dan stabil itu?

Bila hal ini dibebaskan, maka hal ini akan melebar dengan luas. Oleh sebab itu, hal ini perlu difokuskan agar lebih mudah dalam mengukur keberhasilannya. Kunandar[3] mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah indikator yang ada pada kepribadian mantap dan stabil ini. Adapun indikator yang dimaksud itu antara lain sebagai berikut:

  1. Bertindak sesuai dengan norma hukum
  2. Bertindak sesuai dengan norma sosial
  3. Bangga sebagai guru
  4. Memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma.

Poin-poin di atas, merupakan indikator kepribadian mantap dan stabil yang telah dikembangkan oleh Kunanda. Oleh sebab itu, hal ini dapat dijadikan sebagai tolak ukur dalam menentukan tingkat keberhasilan penerapan kepribadian mantap dan stabil bagi guru.

[1]Lihat KBBI Online (www.kbbi.web.id).
[2]Lihat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen Pasal 10 Ayat 1.
[3]Kunandar. 2009. Guru Profesional. Jakarta: Rajawali Pers. h. 75.

Tinggalkan komentar