Jangan Malas Jumpai Dosen Pembimbing Untuk Skripsi

Menjumpai dosen, memanglah sesuatu hal yang wajib kamu lakukan bila kamu ingin segera menyelesaikan tugas skripsi mu. Bagaimana mungkin skripsimu akan selesai bila kamu sendiri malas untuk menjumpai dosenmu? Itu sangat mustahil. Menjumpai dosen itu hal yang pokok yang perlu kamu lakukan dalam upaya penyelesaian skripsi.
Dosen itu banyak. Bukan semarang dosen yang akan di bahas disini. Bahasan ini terfokus pada dosen pembimbing. Biasanya, dosen pembimbing itu ditentukan atau dipilih oleh program studi masing-masing. Misalnya, program PAI, nama mahasiswa dan nama dosennya itu akan ditentukan oleh prodi PAI itu sendiri. Jadi, kamu tidak akan bisa milih dosen tertentu untuk menjadi pembimbing skripsimu. Terima saja apa adanya dan ikuti Tips menyelesaikan skripsi yang sudah saya tuliskan pada bagian Tips.
Dosen pembimbing itu juga termasuk bagian pokok dari upaya penyelesaian tugas sksipsimu. Dikatakan demikian, karena tanpa bimbingan bersama dosen, kamu tidak akan bisa menuntaskan program tugas akhir skripsimu itu. Bertemu dengan pembimbing, merupakan bagian dari penilaian bagi kampus. Kampus itu hanya meluluskan mahasiswa yang menyelesaikan tugas skripsinya dengan bertemu dengan dosen atau pembimbing. Artinya, mahasiswa yang akan diluluskan itu sudah bimbingan dengan dosen pembimbingnya.

Cara Menjumpai Dosen

Menjumpai dosen pembimbing bukan juga sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu diketahui bagi mahasiswa yang ingin bertemu dosen pembimbingnya. Pertama yang harus disadari bahwa dosen pembimbing itu merupakan manusia biasa, yang punya kehidupan lain selain mengajar. Jadi, kita sebagai mahasiswa yang akan menyelesaikan tugas skripsi dan membutuhkan bimbingan dan arahan dari dosen pembimbing kita, maka tentu kita harus tanamkan sikap rendah diri dan peduli terhadap berbagai hal, terutama peduli terhadap sksipsi kamu.
Berikut ini beberapa cara menjumpai dosen pembimbing yang perlu diketahui, antaralain sebagai berikut:
  1. Menghubungi dosen pembimbingmu. Kamu bisa menghubungi dosenmu melalui pertemuan langsung, atau dapat juga menghubunginya dengan menelepon. Yang menjadi catatan penting, yaitu zaman sekarang ini tiap-tiap orang itu sudah memiliki aplikasi Whatsapp, atau fitur chat lainnya. Perlu di catat, jangan kamu gunakan hal itu sebagai hal utama. Maksudnya, jangan kamu melakukan chat untuk mengatur janji atau menanyakan sesuatu kepada dosen pembimbingmu. Karena, hal itu dianggap sepele oleh dosenmu. Kamu harus menunjukkan sikap profesional dan keseriusan kamu dengan cara meneleponnya. Mungkin itu langkah yang baik untuk mencari perhatiannya.
  2. Menggunakan pakaian yang rapi saat bertemu dengan dosen pembimbing. Bagian ini memang terlihat sepele, namun jangan sampai mengabaikannya. Sebagian orang menganggap dari pakaian akan lahir pribadi dirinya. Bila pakaiannya rapi, maka akan terkesan bahwa orang itu sudah siap secara mental untuk melakukan sesuatu. Begitupula untuk keadaan menjumpai dosen. Sebaiknya, pakai pakaian terbaikmu untuk menjumpai dosen pembimbingmu.
  3. Gunakanlah wewangian untuk menyegarkan suasana.
  4. Membawa catatan seperlunya untuk mencatat berbagai hal yang dikatakan oleh dosen pembimbingmu itu. Ini menunjukkan kesiapanmu dalam bimbingan.
  5. Berbicaralah dengan nada yang rendah, tidak merasa sok tau. Bila kamu merasa lebih tahu daripada dosen pembimbingmu, maka alamatlah. Prinsipnya begini, dosen pembimbing itu bertugas membimbingmu, maka dia akan arahkan kamu dan berikan berbagai saran dan komentar terhadap skripsimu. Namun, sebaliknya bagaimana bila kamu yang seharusnya belajar, malah mengajarinya? Jawabannya akan kamu dapatkan bila kamu tempatkan dirikamu sebagai dosen yang menjumpai mahasiswa yang keras kepala dan merasa benar sendiri. Bukankah itu akan membosankan?
  6. Membuat janji untuk hari-hari tertentu. Kamu dapat menanyakannya kepada dosen pembimbingmu mengenai waktu-waktu yang diluangkan oleh dosen pembimbingmu untuk membimbing kamu dalam penyelesaian skripsimu. Sebaiknya kamu menanyakan waktu-waktu yang luang bagi dosen kamu, sehingga kamu lebih mudah untuk bertemu dengannya.

Waktu yang tepat untuk menjumpai Dosen

Waktu yang tepa untuk menjumpai dosen pembimbing itu memang berbeda tiap-tiap orang. Ada yang menyukai bertemu dipagi hari, adapula di siang hari, adapula yang ingin ditemui di rumahnya, dan lain sebagainya. Waktu yang tepat untuk menjumpai dosen itu walau bersifat relatif, sepengalaman penulis ada jam-jam yang baik dalam bertemu dengan dosen, yaitu:
  1. Upayakan di pagi hari, selagi otak fresh
  2. Jangan jumpai bila dosen itu sedang terlihat sibuk
  3. Jangan jumpai bila dosen pembimbingmu sedang berbicara dengan orang lain. Tata krama ini sebaiknya kamu pelajari lebih dalam mengenai waktu yang tepat untuk bertemu seseorang.
  4. Setelah dosen pembimbing itu mengajar. Penulis sendiri pernah menunggu dosen pembimbing yang saat itu sedang mengajar. Setelah mengajar, ia memiliki banyak waktu untuk membimbing penulis. Ini bisa dijadikan sebagai tips dalam memilih waktu yang tepat untuk menjumpai dosen.

Tata Cara menjumpai dosen

  1. Menghubungi dosen dan membuat janji di waktu tertentu.
  2. Gunakan bahasa yang sopan dan santun.
  3. Taat kepada perintah dosen pembimbing selagi itu tidak bertentangan.
  4. Rendahkan diri walau anda lebih tahu darinya tentang satu topik tertentu.
  5. Kuasai materi skripsi bila ingin bertemu dengan dosen

Tinggalkan komentar