Dapodik PAUD Online dan Offline

Dapodik PAUD online belakangan ini sudah dapat digunakan. Hingga kini, terlihat tidak ada halangan berarti.

Tidak hanya offline, Dapodik PAUD versi online ini sudah mulai dijalankan sejak tahun 2018 silam.

Beberapa sekolah juga terlihat sudah menerapkannya.

Lantas, apakah itu Dapodik Online? Bagaimanakah penggunaannya?

Mari simak artikel ini hingga usai.

Apa Itu Dapodik PAUD

Hal ini bukanlah perkara baru lagi. Dapodik PAUD memang kini sudah menjadi sebuah sistem yang benar-benar valid.

Sekolah PAUD yang terdaftar dalam kementerian, harus melakukan update terhadap dapodik lembaga masing-masing.

Dapodik PAUD dirancang sedemikain rupa, agar dapat digunakan demi mencapai pendataan setiap lembaga di Indonesia.

Hal ini tidak hanya sebatas pada pendataan siswa semata, melainkan juga mencakup pendataan guru, yayasan, sarana dan prasarana, dan lain sebagainya.

Dalam dapodik PAUD juga menyimpan data-data penting tentang lembaga yang sifatnya lebih rinci, seperti saluran Air, kondisi sarana lembaga, dan lain sebagainya.

Oleh karenanya, hal ini dinilai cukup baik bagi perkembangan pendidikan di Indonesia.

Beberapa Versi Dapodik PAUD

Versi dapodik PAUD dibedakan menjadi dua versi. Yaitu Dapodik Offline dan Dapodik Online.

Versi Online memang baru saja dimulai sejak tahun 2018 silam (masih dalam versi beta).

Tetapi, dengan program yang sudah dirancang dengan baik, maka tercatat sejak ditahun yang sama juga, dapodik online ini berjalan dengan baik saat digunakan.

Mari kita lihat perbedaan antara kedua versi dapodik ini.

Dapodik PAUD Offline

Dari istilahnya saja mungkin sudah cukup untuk dipahami. Bahwa sesuatu yang offline, sifatnya nyata dan wujudnya ada.

Versi offline ini hingga kini masih dapat digunakan dan memang masih menjadi pokok utama dalam urusan dapodik ini.

Beberapa lembaga juga terlihat masih menggunakannya.

Gambarannya adalah bahwa dengan menggunakan dapodik offline ini, lembaga wajib melakukan sinkron hasil data entri yang dilakukan lembaga itu. Baru kemudian valid dan data dapat masuk.

Untuk proses sinkronasi, juga membutuhkan koneksi internet.

Jadi, bila berbicara istilah pemrograman, dalam versi offline ini setiap lembaga haruslah terdaftar. Lalu kemudian menggunakan Lokal host dalam komputer/laptop mereka.

Penggunaannya juga sama, dimana data yang dibutuhkan dalam pengisian dapodik, dapat dilakukan dimana saja, walau tanpa koneksi internet sekalipun.

Tetapi tetap saja dalam urusan proses sinkronasi membutuhkan koneksi internet.

Hal yang menguntungkan disini adalah bahwa dengan menggunakan dapodik offline, lembaga dapat melakukan entri dan tersimpan dengan baik di lokal host mereka.

Bila dikemudian hari ditemui kesalahan dalam penginputannya, maka dapat dimodifikasi kembali.

Setelah semua urusan beres, selanjutnya melakukan proses sinkronasi. Sinkronasi ini sering dikatakan validasi data.

Artinya, sinkronasi adalah proses pengiriman data ke pusat data, dan selanjutnya bila hal itu valid, maka berarti data terkirim dengan baik.

Versi Dapodik Online

Sedikit berbeda dengan dapodik PAUD Offline, dapodik PAUD Online mengedepankan koneksi internet dan tentunya sifatnya lebih instan.

Mengapa dikatakan instan?

Umumnya, penggunaannya hampir serupa dengan dapodik offline. Hanya saja, bila menggunakan dapodik online maka membutuhkan koneksi internet.

Uniknya adalah bahwa dengan menggunakan dapodik online ini, lembaga tidak perlu melakukan validasi, karena semua data yang diinput sudah masuk ke data pusat.

Hanya saja, untuk melihat data yang dimasukkan valid atau tidak, tinggal memilih kolom validasi, dan melihat apakah data berjalan dengan baik atau tidak.

Jadi, tidak membutuhkan waktu yang lebih untuk hal ini.

Sinkronasi dalam dapodik online ini juga tidak diperlukan. Karena, dengan input melalui koneksi internet, itu berarti data sudah langsung terkirim.

Bila seluruh data dimasukkan dan validasinya sukses, maka tidak perlu melakukan sinkronasi (tidak ada pilihannya) untuk itu.

Karena, semua data yang dimasukkan sudah otomatis ter-sinkron. Inilah yang disebut dengan instan.

Bagaimana bila terdapat kesalahan dalam input datanya?

Tidak perlu risau dan khawatir, lembaga dapat kapan saja untuk melakukan modifikasi terhadap data yang diinput.

Dapodik Online Versus Offline

Kami membuat semacam tabel untuk memudahkan memahami terkait perbedaan antara dapodik offline dan online ini.

Lihatlah daftar tabel berikut ini:

IndikatorDapodik OnlineDapodik Offline
Dikerjakan Dimana SajaX
Koneksi Internet PenuhX
Input DataX
Waktu EfisienX

Dari tabel di atas, dapatlah dipahami bahwa penggunaan dapodik Online membutuhkan langkah yang benar-benar ringan dan efisien untuk waktu.

Sementara untuk dapodik offline, masih membutuhkan waktu yang cukup untuk penggunaannya.

Tinggalkan komentar