Belajar Iqro Anak PAUD: Panduan Penting Guru 2021

Hari ini, kita akan membahas tentang belajar Iqro anak PAUD. Disini, anda akan mendapatkan penjelasan tentang bagaimana panduan yang spesifik tentang membelajarkan Iqro pada anak usia PAUD, dan bagaimana memandu mereka. Ikuti penjelasan ini hingga usai.

Iqro Bagian Dari Materi Pembelajaran PAUD

Pendidikan Anak Usia Dini yang biasa disingkat dengan sebutan PAUD membelajarkan siswa mereka yang pada umumnya dimulai pada pukul 08.00 hingga 11.00 wib. Dalam setiap pelajaran yang dilewati, untuk PAUD dengan latar belakang Islami mengisi bagian dari materi mereka berupa pelajaran Iqro.

Materi Iqro dinilai sebagai materi yang penting untuk melangsungkan fitrah manusia yang diberikan Allah SWT. Setiap anak harus dibelajarkan seputar agama Islam dan Iqro salah satu darinya.

Pentingnya Belajar Iqro Anak PAUD

Materi pelajaran Iqro dalam Pendidikan Berbasis Islam adalah sesuatu yang penting untuk diterapkan. Jangan sampai mengabaikan persoalan ini. Faktanya, banyak lembaga-lembaga yang menggunakan materi Iqro dalam setiap hari pembelajaran mereka dan ini dinilai baik.

Seperti yang kita ketahui, bahwa membaca Alquran adalah kewajiban bagi setiap muslim, dan setiap manusia yang dilahirkan tentunya memiliki fitrah untuk belajar Alquran. Maka dari itu, sebaik-baik pendidikan adalah mereka yang bercita-cita untuk senantiasa mengembangkan fitrah manusia itu.

Materi Iqro membelajarkan siswa dari yang paling ringan, seperti huruf hijaiyah. Dengan diterapkannya materi ini untuk anak PAUD, maka akan membantu dalam proses pembelajaran tingkat selanjutnya, dan sekaligus sebagai kesiapan belajar Agama di tingkat yang lebih tinggi.

Pentingnya pembelajaran Iqro dalam pendidikan PAUD adalah untuk memberikan ilmu Alquran terhadap mereka, sehingga pada pendidikan lebih tinggi, akan jauh lebih mudah untuk mempelajari Alquran.

Bagaimana bila anak itu tidak diajarkan dengan pendidikan Iqro semasa ia duduk di bangku PAUD? Mereka tidak akan dibekali dengan huruf-huruf hijaiyah, dan keadaan ini akan membuat mereka tertinggal di pendidikan selanjutnya. Ini akan membuat mereka terasa sulit untuk belajar Alquran, dan tentunya berefek buruk bagi perkembangan lanjutan dalam aspek Agama.

Cara Mengajar Iqro Anak PAUD

Setiap guru tentunya memiliki caranya sendiri dalam mengajarkan keilmuan yang dimilikinya. Tidak terlepas dengan guru PAUD, yang juga memiliki pendekatan yang sedikit berbeda bila dibandingkan dengan pendidikan lebih dewasa lainnya.

Ada beberapa cara mengajar Iqro Anak PAUD yang dapat dijadikan pilihan, sebagai berikut.

1. Niat dan Doa

Tidak tahu mengapa bagian ini tidak banyak dituliskan orang sebagai visual. Tetapi, tetap saja ini dibutuhkan sebagai pengingat untuk guru yang akan mengajar. Niat dan Doa adalah bagian utama yang perlu diperbaiki. Pasang niat yang tulus dan berdoalah sebelum memulai pembelajaran dengan para siswa.

2. Mengajar Dengan Penuh Kesabaran

Hal ini adalah yang paling unik dan menarik dari guru PAUD. Kesabaran, menjadi salah satu momok yang serius bagi pribadi seorang guru. Bila kesebaran itu tidak dapat diraih, maka proses belajar mengajar akan sulit dilakukan seorang guru.

Anak PAUD adalah anak yang senang untuk berekspresi dan perlu disadari bahwa dunia mereka adalah bermain. Jadi, untuk memberikan sebuah keilmuan, dibutuhkan kesabaran disini. Tidak bisa guru memaksakan kehendak sebagaimana pembelajaran orang dewasa. Sang gurulah yang semestinya menyesuaikan diri mereka dengan para peserta didiknya. Hal ini, tentu saja memandang perlu sikap sabar.

3. Berikan Materi Secara Perlahan

Membelajarkan anak PAUD tidak perlu memaksanakan sesuatu. Belajarlah bersama mereka dengan santai dan bersenang-senang. Hal itu adalah bagian yang paling disukai oleh peserta didik.

Materi juga tidak terlalu terburu-buru. Anak PAUD membutuhkan penjelasan yang sederhana tentang sebuah materi. Bahkan, kebanyakan dari mereka belum sepenuhnya memahami kosa-kata yang digunakan oleh guru.

Maka dari itu, gunakan ritme waktu yang lebih fleksibel dan tidak terburu-buru, demi tercapainya pemahaman materi dari para siswanya.

4. Berikan Reward Kepada Peserta Didik

Reward (hadiah) merupakan bagian penting yang tidak dapat diabaikan oleh guru. Hal ini sangat berimbas pada minat belaja siswa. Dengan diberikannya hadiah kepada para peserta didik, ini akan membuat mereka menjadi lebih bersemangat dalam belajar di hari akan datang.

Tinggalkan komentar

Copy link